AnalisisStruktur.ID

Tulangan beton bertulang

Perhitungan Tulangan Balok Beton: Lentur, Geser, dan Detailing

Perhitungan tulangan balok bertujuan menentukan jumlah tulangan utama dan sengkang yang mampu menahan momen serta gaya geser. Untuk mahasiswa, bagian tersulit biasanya bukan hanya rumus, tetapi memilih tulangan yang praktis dan mudah digambar.

Jenis tulangan pada balok

Tulangan tarik

Tulangan utama pada sisi tarik penampang, biasanya dominan di lapangan untuk momen positif.

Tulangan tekan

Tulangan tambahan pada sisi tekan jika dibutuhkan oleh kapasitas, detailing, atau kebutuhan konstruksi.

Sengkang

Tulangan geser yang menahan gaya geser, menjaga tulangan longitudinal, dan membantu detailing daktil.

Alur hitung tulangan lentur

  1. Ambil momen ultimit dari hasil analisis.
  2. Tentukan dimensi efektif balok.
  3. Hitung kebutuhan luas tulangan tarik.
  4. Pilih diameter dan jumlah batang yang tersedia.
  5. Periksa jarak bersih antar batang, selimut beton, dan rasio tulangan.

Alur hitung sengkang

  1. Ambil gaya geser ultimit pada daerah tumpuan dan lapangan.
  2. Hitung kontribusi beton dan kebutuhan tulangan geser.
  3. Pilih diameter sengkang dan jumlah kaki sengkang.
  4. Tentukan jarak sengkang dan bedakan daerah rapat dengan daerah normal.

Output yang baik

Output perhitungan sebaiknya langsung dapat diterjemahkan menjadi gambar: contoh 4D16 atas, 3D16 bawah, dan sengkang D10-100 pada daerah tumpuan. Format seperti ini membantu mahasiswa menghubungkan angka dengan detailing.

Cari Kalkulator Tulangan Buat Template Excel